Jenis-Jenis Filter Air yang Tersedia di Air Omasae

Air bersih kelihatan sepele, tapi efeknya besar banget. Dari rasa minuman, kenyamanan mandi, sampai umur peralatan rumah tangga dan mesin usaha—semuanya dipengaruhi oleh kualitas air. Banyak orang baru sadar pentingnya filter air setelah mengalami air bau, keruh, licin, berwarna, atau bikin kulit gatal. Padahal, solusi air bersih itu sebenarnya ada, dan bisa disesuaikan dengan kondisi air di setiap tempat.

Di Air Omasae, kami memahami satu hal penting: masalah air tiap lokasi itu berbeda. Karena itulah tersedia berbagai jenis-jenis filter air yang bisa dipilih sesuai kebutuhan rumah tangga, usaha, maupun industri kecil. Bukan asal pasang filter, tapi benar-benar disesuaikan agar hasilnya optimal dan tahan lama.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan santai tentang jenis-jenis filter air yang tersedia di Air Omasae, fungsi masing-masing, dan cocok untuk kebutuhan apa saja. Cocok banget buat kamu yang lagi bingung memilih sistem filter air, atau ingin meningkatkan kualitas air yang sudah ada.


Kenapa Filter Air Itu Penting?

Sebelum masuk ke jenis-jenisnya, kita bahas dulu hal paling dasar: kenapa air perlu difilter?

Walaupun terlihat jernih, air bisa mengandung:

  • Pasir halus dan lumpur

  • Karat dari pipa

  • Bau besi atau belerang

  • Zat kimia tertentu

  • Mikroorganisme

  • Rasa aneh atau pahit

Air tanpa filtrasi mungkin masih bisa dipakai, tapi dalam jangka panjang bisa:

  • Merusak mesin dan peralatan

  • Membuat keran dan shower cepat kotor

  • Tidak nyaman dikonsumsi

  • Berisiko untuk kesehatan

Di sinilah filter air berperan sebagai penjaga kualitas air.


Air Omasae Menyediakan Filter Air Sesuai Kebutuhan

Tidak semua air butuh sistem yang sama. Ada air yang keruh tapi tidak berbau, ada yang bening tapi bau, ada juga yang kelihatannya aman tapi rasanya aneh.

Karena itu, Air Omasae menyediakan berbagai jenis filter air, mulai dari sistem sederhana sampai filtrasi bertingkat untuk kebutuhan khusus.


1. Filter Sedimen (Sediment Filter)

Fungsi Utama

Filter sedimen adalah lapisan filtrasi paling awal yang berfungsi menyaring partikel kasar.

Filter ini efektif untuk mengatasi:

  • Pasir

  • Lumpur

  • Debu

  • Kotoran halus

  • Endapan dari air sumur atau PDAM

Ciri-Ciri Masalah yang Cocok Pakai Filter Sedimen

  • Air terlihat keruh

  • Ada endapan di bak penampungan

  • Saringan kran cepat kotor

Kelebihan

  • Harga terjangkau

  • Mudah dirawat

  • Wajib ada di hampir semua sistem filtrasi

Filter sedimen ibarat “penjaga gerbang” sebelum air masuk ke filter lanjutan.


2. Filter Karbon Aktif

Fungsi Utama

Filter karbon aktif berperan besar dalam:

  • Menghilangkan bau

  • Mengurangi rasa tidak enak

  • Menyerap klorin

  • Mengurangi warna air

Filter ini sangat populer karena efeknya langsung terasa, terutama pada rasa dan bau air.

Cocok untuk Masalah

  • Air bau kaporit

  • Air berasa aneh

  • Air berwarna kekuningan

  • Air PDAM yang kurang nyaman

Kelebihan

  • Air jadi lebih segar

  • Cocok untuk rumah tangga & usaha

  • Bisa dipakai sendiri atau dikombinasikan

Karbon aktif sering jadi filter favorit karena hasilnya cepat dirasakan.


3. Filter Pasir Silika

Fungsi Utama

Pasir silika digunakan untuk:

  • Menyaring kotoran berukuran sedang

  • Mengurangi kekeruhan air

  • Menstabilkan kualitas air

Umumnya Digunakan untuk

  • Air sumur bor

  • Penyaringan tahap awal

  • Sistem filter tabung

Kelebihan

  • Tahan lama

  • Perawatan relatif mudah

  • Cocok untuk debit air besar

Pasir silika sering dikombinasikan dengan karbon aktif untuk hasil maksimal.


4. Filter Manganese (Manganese Green Sand)

Fungsi Utama

Filter ini spesialis untuk masalah:

  • Bau besi

  • Bau telur busuk

  • Air kekuningan

  • Kandungan besi (Fe) dan mangan (Mn)

Tanda Air Butuh Filter Ini

  • Air berbau logam

  • Ada noda kuning di keramik

  • Baju putih jadi kekuningan

  • Air berubah warna setelah didiamkan

Kelebihan

  • Efektif untuk air sumur

  • Mengurangi bau menyengat

  • Membantu air lebih stabil

Untuk masalah besi dan bau, filter manganese adalah solusi yang sangat direkomendasikan.


5. Filter Resin (Ion Exchange)

Fungsi Utama

Filter resin digunakan untuk:

  • Menurunkan tingkat kesadahan air

  • Mengurangi kapur

  • Membuat air lebih “ringan”

Cocok untuk Masalah

  • Air terasa licin

  • Ada kerak putih di teko & pemanas

  • Mesin cepat berkerak

  • Shower & kran mudah kotor

Kelebihan

  • Melindungi peralatan rumah tangga

  • Cocok untuk daerah berair keras

  • Bisa diregenerasi

Filter resin sangat penting untuk daerah yang airnya mengandung kapur tinggi.


6. Filter Ultrafiltration (UF)

Fungsi Utama

Filter UF mampu menyaring:

  • Bakteri

  • Koloid

  • Partikel mikro
    tanpa menghilangkan mineral baik

Cocok untuk

  • Rumah tangga

  • Air minum non-RO

  • Penyaringan lanjutan

Kelebihan

  • Tidak butuh listrik

  • Tekanan air tetap baik

  • Mineral alami masih terjaga

Filter UF cocok untuk yang ingin air lebih aman tanpa proses ekstrem.


7. Filter Reverse Osmosis (RO)

Fungsi Utama

RO adalah sistem filtrasi tingkat tinggi yang mampu menyaring:

  • Logam berat

  • Bakteri & virus

  • Zat kimia berbahaya

  • TDS tinggi

Umumnya Digunakan untuk

  • Air minum

  • Depot air isi ulang

  • Usaha kuliner

  • Kebutuhan air kualitas tinggi

Kelebihan

  • Hasil air sangat jernih

  • Aman untuk konsumsi

  • Standar tinggi

RO biasanya dikombinasikan dengan filter lain agar sistem bekerja optimal dan awet.


8. Filter UV (Ultraviolet)

Fungsi Utama

Filter UV berfungsi untuk:

  • Membunuh bakteri & mikroorganisme

  • Sterilisasi air tanpa bahan kimia

Cocok untuk

  • Air minum

  • Sistem RO & UF

  • Air yang sudah jernih tapi perlu sterilisasi

Kelebihan

  • Tidak mengubah rasa

  • Tidak menambah zat kimia

  • Proses cepat

UV biasanya digunakan sebagai tahap akhir sistem filtrasi.


Sistem Filter Kombinasi di Air Omasae

Di Air Omasae, filter tidak selalu berdiri sendiri. Justru kombinasi filter sering jadi solusi terbaik, seperti:

  • Sedimen + Karbon Aktif

  • Silika + Karbon + Manganese

  • Resin + UF

  • RO + UV

Kombinasi ini disesuaikan dengan:

  • Sumber air (sumur / PDAM)

  • Masalah utama air

  • Kebutuhan penggunaan

  • Volume pemakaian


Cocok untuk Rumah Tangga

Filter air membantu rumah tangga mendapatkan:

  • Air mandi lebih nyaman

  • Tidak bau

  • Tidak merusak peralatan

  • Lebih aman untuk keluarga

Tidak perlu langsung pakai sistem besar, cukup disesuaikan dengan masalah air di rumah.


Cocok untuk Usaha

Bagi pelaku usaha, filter air membantu:

  • Menjaga rasa produk

  • Menghindari komplain pelanggan

  • Melindungi mesin

  • Menjaga standar kebersihan

Usaha seperti depot air, laundry, kuliner, dan kos sangat terbantu dengan sistem filtrasi yang tepat.


Konsultasi Dulu, Jangan Asal Pasang

Salah satu kesalahan paling sering adalah asal memilih filter. Air Omasae selalu menyarankan:

  • Analisa kondisi air

  • Tentukan masalah utama

  • Pilih filter sesuai kebutuhan

  • Jangan berlebihan, tapi juga jangan kurang

Filter yang tepat hasilnya maksimal dan lebih hemat jangka panjang. 

Jenis-jenis filter air yang tersedia di Air Omasae dirancang untuk menjawab berbagai masalah air, mulai dari keruh, bau, berkapur, sampai kebutuhan air minum berkualitas tinggi. Setiap filter punya fungsi dan perannya masing-masing, dan hasil terbaik biasanya didapat dari sistem yang disesuaikan.

Air yang baik akan meningkatkan kualitas hidup, kenyamanan, dan kelancaran usaha. Jadi, sebelum air jadi masalah besar, pastikan kamu punya solusi filtrasi yang tepat sejak awal. 


..

Posting Komentar

Kenapa memilih air sumber gunung dari Omasae